[K.O.K] – Siapa sangka, pria yang dulu membuat dunia gempar dengan tendangan melengkungnya di Manchester United kini lebih sering terlihat memegang sekop daripada bola? David Beckham, sang Golden Balls, resmi memasuki era baru menjadi petani profesional versi miliarder.
Baru kemarin (20 November 2025), pengumuman resmi dari The King’s Foundation menggegerkan, Sir David Beckham akan membantu mendesain “The RHS and The King’s Foundation Curious Garden” untuk RHS Chelsea Flower Show 2026 (19-23 Mei).
Bekerja sama dengan hortikulturis Frances Tophill dan Alan Titchmarsh, Beckham, sebagai ambassador King’s Foundation, ingin menginspirasi generasi muda untuk “get curious about gardening” dan sadar pentingnya tanaman bagi planet.
“My love for the countryside started when I was a child visiting my grandparents,” ujar Beckham. Dari anak London yang cuma punya halaman kecil untuk nendang bola, kini dia punya estate 26 hektar di Cotswolds senilai £12 juta (Rp264 miliar) lengkap dengan raised beds sayuran, sarang lebah, kandang ayam, greenhouse mewah, bahkan lapangan bola pribadi dan kolam renang, tapi yang bikin dia paling bahagia justru panen wortel bengkok dan bawang bombai raksasa.
Belakangan ini Instagram-nya dipenuhi konten panen musim gugur, broad beans, red onions, ubi jalar, kubis, daun bawang, hingga wortel “aneh” yang bikin Victoria Beckham ngakak ngelos sampai nangis. “Very happy with some of our produce from this year… Pumpkins next?? @victoriabeckham,” tulisnya beberapa waktu lalu. Hasilnya? Makan malam keluarga selalu pakai bahan organik 100% dari halaman belakang sendiri.
Di saat banyaknya atlet pensiunan habis-habisan pesta atau bisnis kontroversial, Beckham justru memilih “slow living” ekstrem, dari lapangan hijau Old Trafford ke kebun hijau Cotswolds. Apakah ini bentuk pelarian dari sorotan media, atau memang selebriti kelas atas sudah bosan dengan jetset dan mulai sadar krisis iklim?
Yang jelas, kalau dulu Beckham bikin lawan takut lewat Free-Kick, sekarang dia menjadi gardener dengan hasil panen yang sempurna.
Dari peternakan ayam yang telurnya fresh every morning sampai rencana tanam labu raksasa, Beckham membuktikan bahwa pensiun tak harus membosankan.
Malah, bisa jadi inspirasi bagi kita semua yang masih stuck di beton kota. Siapa tahu tahun depan kita lihat “Beckham Pumpkin Spice Latte” edisi organik?
