[K.O.K] – Tempe, makanan tradisional Indonesia yang kaya gizi, kini semakin populer di kalangan pencinta kuliner sehat.
Selain lezat dan terjangkau, tempe menawarkan segudang manfaat kesehatan. Kang Adam, pedagang tempe di Pasar Kaget Gang Ayub, Jakarta Barat, berbagi cerita tentang rahasia di balik makanan super ini dan proses pembuatannya yang sederhana namun penuh dedikasi.
Manfaat Tempe untuk Kesehatan
Tempe, hasil fermentasi kedelai dengan jamur Rhizopus, adalah sumber protein nabati yang luar biasa. “Tempe itu makanan rakyat yang istimewa,” ujar Kang Adam.
Satu porsi tempe mengandung protein tinggi, serat, serta vitamin B dan zat besi, mendukung kesehatan jantung dan pencernaan.

Proses fermentasi juga mengurangi asam fitat hingga 30%, memudahkan tubuh menyerap zat gizi seperti zat besi.
Selain itu, tempe kaya akan probiotik alami yang baik untuk kesehatan usus dan daya tahan tubuh. Cocok untuk vegetarian maupun siapa saja yang ingin hidup lebih sehat!
Cerita Singkat Proses Pembuatan Tempe
Kang Adam, yang sudah 20 tahun berjualan tempe, menjelaskan proses pembuatan tempe dimulai dari kedelai berkualitas. “Kedelai dicuci bersih, direbus untuk hidrasi, lalu dikupas kulitnya,” ceritanya.
Setelah direndam 22-24 jam untuk mengembangkan bakteri asam laktat, kedelai direbus kembali, ditiriskan, dan dicampur ragi tempe (Rhizopus oligosporus).
“Ragi itu jiwa tempe,” kata Kang Adam sambil tersenyum. Kedelai kemudian dibungkus daun pisang atau plastik berlubang dan difermentasi selama 1-2 hari hingga menjadi tempe yang padat dan beraroma khas.

Selain manfaat kesehatan, tempe juga ramah di kantong dan lingkungan. Kang Adam menambahkan, “Limbah tempe seperti kulit ari kacang kedelai bisa jadi makanan ternak sapi dan kambing!”
“Kulit ari hasil rendaman kedelai juga bisa menjadi penentu hasil tempenya berkualitas dan enak di konsumsi,” ujarnya kembali.
Dengan proses fermentasi yang alami, tempe adalah pilihan berkelanjutan untuk gaya hidup modern yang tidak tenggelam oleh jaman.
Jadi, tunggu apa lagi? Masukkan tempe ke dalam menu harian Anda dan nikmati manfaatnya. Seperti kata Kang Adam, “Tempe bukan hanya makanan, tapi warisan budaya yang membuat badan sehat dan hati senang!” [w4-1]
