[KOK] – Eh, bro ‘n sis, kalian pasti sering liat Mikrotrans ngebut kayak lagi balapan di jalan kecil Jakarta, kan? Coba kamu intip reel Instagram, baru aja nemu yang bikin kita manggut-manggut.
Reel dari Berita Jakarta nunjukin pernyataan Daud Joseph, Direktur Operasional dan Keselamatan PT Transjakarta, yang bilang mereka lagi perketat aturan buat pramudi (sopir) Mikrotrans.
Akhirnya deh, ada langkah tegas! Tapi ya gitu, kita sebagai pemgguna khususnya kritik tetep, kenapa baru sekarang? Yuk, kita bahas santai sedikit.
Jadi, menurut Direktur Operasional dan Keselamatan PT Transjakarta, Daud Joseph, Transjakarta punya sistem pembinaan berjenjang yang ketat. Mulai dari update sertifikat pramudi secara berkala, pelatihan rutin, sampe refreshment perilaku biar sopirnya nggak asal geber.
Kalau ada laporan ugal-ugalan, langsung dipanggil ke bagian binaan. “Kami tidak segan memberikan sanksi tegas bila terbukti membahayakan penumpang maupun pengguna jalan lainnya,” katanya.
Anda dapat melayangkan aduan dengan disertai bukti ke HOTLINE 1500-102
Mantap sih, ini bisa bikin penumpang lebih aman, apalagi Mikrotrans gratis yang sering overcrowded. Data dari Transjakarta bilang, ini bagian dari upaya mengurangi kemacetan dan kecelakaan di rute feeder yang sempit.
Tapi, kenapa harus nunggu keluhan numpuk baru gerak ya? Klo kita lihat di berita, tantangan Mikrotrans emang di jalan kecil, tapi sopir yang ngebut sering bikin penumpang deg-degan.
Sanksi tegas oke, tapi gimana pengawasannya? CCTV di bus masih kurang, dan pelatihan rutin ini beneran efektif apa cuma formalitas? Kalau nggak dibarengin edukasi penumpang buat lapor cepet, bisa-bisa tetap aja ada yang lolos.
Intinya, bagus lah Transjakarta mulai serius, tapi jangan setengah-setengah. Klo kalian yang sering naik, rasain perubahannya belum?
Share dong di komentar! [w4-1]
sumber: beritajakarta
