Close Menu
    Facebook Instagram WhatsApp
    Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
    K.O.K
    Langganan
    • Home
    • Viraaal

      Pramono Hadir di Festival Bandeng Rawabelong, Tapi Apakah Tradisi Ini Cukup Dilestarikan?

      February 14, 2026

      BPJS PBI Dinonaktifkan Mendadak, Hidup-Mati Pasien Cuci Darah Terancam

      February 5, 2026

      Purbaya Buka Pintu Legalisasi Rokok Ilegal, Aturan Baru Minggu Depan

      January 17, 2026

      Mahfud MD Siap Pasang Badan Bela Pandji, Kebebasan Ekspresi di Indonesia Diuji

      January 9, 2026

      Indonesia Dihantui “Super Flu”, dari Demam Tinggi hingga Kelelahan Parah

      January 7, 2026
    • Bincang

      Ceramah Kritis Ustadzah Yayah di Majelis Ta’lim Al Hidayah Kelurahan Sukabumi Utara

      February 10, 2026

      Bamus Betawi Salurkan Donasi Kemanusiaan untuk Korban Bencana Sumatera Barat

      January 23, 2026

      Rest Area KM 80, Tempat Ideal Parkir dan Surganya Oleh-Oleh

      January 18, 2026

      Lawan Monopoli Wisata, di balik Rasa Manis Peuyeum Sunda

      January 18, 2026

      Mahasiswa PMII UNUSIA Membentuk Forum Diskusi Aswaja hingga Tantang Diri untuk Lebih Kritis di Jakarta

      January 11, 2026
    • Inspirasi

      Komitmen Jakarta Bersih, RW 07 Sukabumi Utara Konsisten Jalankan Bank Sampah

      February 10, 2026

      Sukses Besar! Reuni Akbar SMPN 127 Pertama Kali, dari Senior hingga Junior Kumpul dalam Euforia Kenangan

      January 31, 2026

      Bamus Betawi Salurkan Donasi Kemanusiaan untuk Korban Bencana Sumatera Barat

      January 23, 2026

      Mahasiswa PMII UNUSIA Membentuk Forum Diskusi Aswaja hingga Tantang Diri untuk Lebih Kritis di Jakarta

      January 11, 2026

      Restorative Justice : “Dari Pencurian Ubi Karena Lapar, Minta Maaf Malah Dibakar”

      January 6, 2026
    • Lingkungan

      Pramono Hadir di Festival Bandeng Rawabelong, Tapi Apakah Tradisi Ini Cukup Dilestarikan?

      February 14, 2026

      Komitmen Jakarta Bersih, RW 07 Sukabumi Utara Konsisten Jalankan Bank Sampah

      February 10, 2026

      Ceramah Kritis Ustadzah Yayah di Majelis Ta’lim Al Hidayah Kelurahan Sukabumi Utara

      February 10, 2026

      Keliling Grebek PSN di RW07, Upaya Serius Putus Rantai DBD

      January 30, 2026

      Evaluasi Tajam RW007 untuk Tahun Emas 2026

      January 17, 2026
    • Kesehatan

      Komitmen Jakarta Bersih, RW 07 Sukabumi Utara Konsisten Jalankan Bank Sampah

      February 10, 2026

      BPJS PBI Dinonaktifkan Mendadak, Hidup-Mati Pasien Cuci Darah Terancam

      February 5, 2026

      Keliling Grebek PSN di RW07, Upaya Serius Putus Rantai DBD

      January 30, 2026

      Purbaya Buka Pintu Legalisasi Rokok Ilegal, Aturan Baru Minggu Depan

      January 17, 2026

      Indonesia Dihantui “Super Flu”, dari Demam Tinggi hingga Kelelahan Parah

      January 7, 2026
    • Wirausaha

      Jajanan Street Food Jakarta, “Ayam Bebek Bakar Tosiga Murah Meriah tapi Bikin Nagih!”

      January 5, 2026

      Rahasia Nama ‘Sop Djanda’, Sop Pedas yang Gabungkan Budaya Jakarta dan Sunda

      November 17, 2025

      Pedas Berlevel yang Unik, dari Keliling ke Kedai

      November 8, 2025

      Sensasi Pedas “Sambel Meledak” di Jl. Kemanggisan Raya, Harga pun Bersahabat

      November 2, 2025

      Soto Mie Bogor “Mang Harun” Unik dengan Kikil Melimpah

      October 26, 2025
    K.O.K
    Home » Jeritan Rojali dan Rohana di Pasar Kaget Jl. Ayub, Ekonomi yang Terjepit
    Wirausaha

    Jeritan Rojali dan Rohana di Pasar Kaget Jl. Ayub, Ekonomi yang Terjepit

    adminBy adminAugust 29, 2025Updated:August 29, 2025No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Email
    Rojali Rohana
    Share
    Facebook WhatsApp Twitter Email

    [K.O.K] – Di tengah hiruk-pikuk Pasar Kaget Jl. Ayub, Sukabumi Utara, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, aroma makanan mentah dan tawar-menawar biasanya memenuhi udara.

    Namun, kini suasana terasa lain. Pedagang dan pembeli di pasar tradisional ini mengeluhkan penurunan drastis dalam transaksi jual-beli.

    Istilah “Rojali” (Rombongan Jarang Beli) dan “Rohana” (Rombongan Hanya Nanya) kini menjadi cerminan pahit kondisi ekonomi rakyat Indonesia, khususnya di kalangan masyarakat tingkat bawah.

    UMKM

    Survei di Pasar Kaget mengungkap realitas yang memilukan. “Sekarang sepi, orang cuma lihat-lihat, tanya harga, tapi pulang tanpa beli,” ujar Bapak Johanes pedagang sayur berusia 56 tahun, dengan gaya candanya. Ia menambahkan, omzetnya turun hingga 60% dibandingkan satu tahun lalu.

    Di sisi lain, Ibu Parmiati, pembeli setia pasar ini, mengaku hanya mampu membeli kebutuhan pokok. “Harga naik, penjualan makanan olahan saya ya segini-gini aja. Mau dibilang apa lagi?” keluhnya.

    Krisis Ekonomi

    Fenomena Rojali dan Rohana bukan sekadar candaan media sosial, melainkan jeritan rakyat yang terhimpit ekonomi.

    Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan pertumbuhan konsumsi rumah tangga pada kuartal I 2025 hanya 4,8%, lebih rendah dari sebelum pandemi (5,2–5,4%).

    Ini mengindikasikan daya beli masyarakat yang terus melemah, diperparah oleh kenaikan harga barang dan stagnasi pendapatan.

    Keresahan ini tak hanya terasa di pasar, tetapi juga menggema di jalanan. Kemarin, aliansi masyarakat turun ke jalan dalam aksi demo menuntut pemerintah lebih bijak dalam membuat kebijakan pro-rakyat.

    Mereka kecewa dengan janji-janji manis pejabat dan anggota dewan yang seringkali tak sejalan dengan realitas. Ada pernyataannya yang dianggap meremehkan penderitaan rakyat yang berjuang memenuhi kebutuhan sehari-hari.

    Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengakui fenomena Rojali dan Rohana sebagai “cambuk keras” bagi pemerintah untuk tidak terlena dengan angka pertumbuhan ekonomi 5,12% yang terlihat impresif di atas kertas.

    “Ini pengingat bahwa masih banyak PR untuk kesejahteraan rakyat,” ujarnya. Namun, rakyat menanti aksi nyata, bukan sekadar pengakuan.

    Pemerintah perlu segera bertindak, mulai dari insentif untuk meningkatkan daya beli hingga kebijakan yang mendukung UMKM di pasar seperti Pasar Kaget.

    Rakyat tak butuh retorika, melainkan solusi yang terasa di dompet mereka. Seperti kata Ibu Parmiati, “Kami cuma ingin hidup layak, tak lebih.” [w4-1]

    AksiDemo DayaBeli EkonomiRakyat JakartaBarat KebijakanPemerintah KrisisEkonomi PasarKaget RojaliRohana UMKM
    Share. Facebook WhatsApp Twitter Email
    Previous ArticleKAI Buka Loker..!
    Next Article Tragedi Ojol Affan, Pelajaran dari Langit
    admin
    • Website

    Berita LAINNYA

    Jajanan Street Food Jakarta, “Ayam Bebek Bakar Tosiga Murah Meriah tapi Bikin Nagih!”

    January 5, 2026

    Renungan Tahun Baru 2026, Walikota Jakarta Barat Pilih Sederhana, Empati, dan Pahala di Tengah Bencana

    December 31, 2025

    Rahasia Nama ‘Sop Djanda’, Sop Pedas yang Gabungkan Budaya Jakarta dan Sunda

    November 17, 2025

    Pedas Berlevel yang Unik, dari Keliling ke Kedai

    November 8, 2025

    Sensasi Pedas “Sambel Meledak” di Jl. Kemanggisan Raya, Harga pun Bersahabat

    November 2, 2025

    Soto Mie Bogor “Mang Harun” Unik dengan Kikil Melimpah

    October 26, 2025

    Menkeu Purbaya Bongkar Mafia Rokok Ilegal, Bea Cukai Tutup Mata, Warung Kecil Jadi Korban Razia

    October 21, 2025

    Warteg – Warkop akan ber-Sertifikat Halal, Haikal Hasan minta UMKM Kuliner Cepat Sertifikasi

    October 16, 2025

    Peresmian Koperasi Merah Putih, Dorong Ekonomi Mikro Lewat Partisipasi Warga Sukabumi Utara

    October 1, 2025
    Leave A Reply Cancel Reply

    KATEGORI
    • Bincang
    • Inspirasi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
    • Loker
    • Melipir
    • Olahraga
    • Religi
    • Serba Serbi
    • Teknologi
    • Viraaal
    • Wirausaha
    BERITA TERBARU
    • Pramono Hadir di Festival Bandeng Rawabelong, Tapi Apakah Tradisi Ini Cukup Dilestarikan?
    • Komitmen Jakarta Bersih, RW 07 Sukabumi Utara Konsisten Jalankan Bank Sampah
    • Ceramah Kritis Ustadzah Yayah di Majelis Ta’lim Al Hidayah Kelurahan Sukabumi Utara
    • Misteri Makam yang Membelah Jalan di Purwokerto
    • BPJS PBI Dinonaktifkan Mendadak, Hidup-Mati Pasien Cuci Darah Terancam
    Meta
    • Log in
    • Entries feed
    • Comments feed
    • WordPress.org
    • Facebook
    • Twitter
    • Instagram
    • WhatsApp
    BERITA TERBARU
    • Pramono Hadir di Festival Bandeng Rawabelong, Tapi Apakah Tradisi Ini Cukup Dilestarikan?
    • Komitmen Jakarta Bersih, RW 07 Sukabumi Utara Konsisten Jalankan Bank Sampah
    • Ceramah Kritis Ustadzah Yayah di Majelis Ta’lim Al Hidayah Kelurahan Sukabumi Utara
    • Misteri Makam yang Membelah Jalan di Purwokerto
    • BPJS PBI Dinonaktifkan Mendadak, Hidup-Mati Pasien Cuci Darah Terancam
    Komentar
    • admin on Tahlilan, Tradisi Budaya atau Syariat Islam di Indonesia?
    • Jhonny on Tahlilan, Tradisi Budaya atau Syariat Islam di Indonesia?
    • Fahmi on Mengapa Grab Hemat Bikin Driver Tekor?
    • admin on KAI Buka Loker..!
    • azriel on KAI Buka Loker..!
    Tentang K.O.K
    Tentang K.O.K

    Kampung Online Kita merupakan media informasi lingkungan dan UMKM.

    Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
    Copyright © 2023. Designed by Kampung Online Kita.
    • Home
    • Loker
    • Serba Serbi
    • Melipir
    • Religi
    • Olahraga
    • Teknologi

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.