Close Menu
    Facebook Instagram WhatsApp
    Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
    K.O.K
    Langganan
    • Home
    • Viraaal

      KEANEHAN MOTOR EMMO MBG: Emmo baru berdiri 2025 dan tak ada satu pun dealernya muncul di Google Maps

      April 10, 2026

      Berita Rawabelong Saat Jakarta Siap Takbir, Sedap Malam & Mawar Tak Pernah Usang

      March 18, 2026

      Fakta yang mengejutkan, Induk Gurita Menjaga Telur 4,5 Tahun Tanpa Makan

      March 9, 2026

      Standar Ganda Hukum Indonesia? Guru Honorer Probolinggo Dipenjara karena Rangkap Jabatan, Pejabat Bebas Rangkap

      February 24, 2026

      Klik APK Penipu, Rp1,3 M Raib Hantam Rekening Anggota Dewan Batang dalam Semalam

      February 19, 2026
    • Bincang

      Berita Rawabelong Saat Jakarta Siap Takbir, Sedap Malam & Mawar Tak Pernah Usang

      March 18, 2026

      MUI Peringatkan: “Jangan Beli Makanan AS Tanpa Label Halal”

      February 23, 2026

      Ceramah Kritis Ustadzah Yayah di Majelis Ta’lim Al Hidayah Kelurahan Sukabumi Utara

      February 10, 2026

      Bamus Betawi Salurkan Donasi Kemanusiaan untuk Korban Bencana Sumatera Barat

      January 23, 2026

      Rest Area KM 80, Tempat Ideal Parkir dan Surganya Oleh-Oleh

      January 18, 2026
    • Inspirasi

      Arsy Bergetar, 70.000 Malaikat Turun Mengiringi Jenazahnya

      March 31, 2026

      Ziarah Kubur Bukan Sekadar Foto, Bang Soleh Penjaga TPU Kebayoran, “Ini Sunnah, Tapi Jangan Lupa Perpanjang IPTM!”

      March 26, 2026

      Ojol Pancong Rawabelong Dapat ‘Rejeki Tak Terduga’ dari Restoran Legendaris

      March 18, 2026

      Ramadhan Berbagi RW07 Sukabumi Utara Bersaing di Gerakan Kebaikan BAZNAS, Hadiah Rp22,5 Juta Menanti!

      March 7, 2026

      Standar Ganda Hukum Indonesia? Guru Honorer Probolinggo Dipenjara karena Rangkap Jabatan, Pejabat Bebas Rangkap

      February 24, 2026
    • Lingkungan

      TPS Gili Sampeng Menggunung, Traktor Dikerahkan

      April 10, 2026

      Ramadhan Berbagi RW07 Sukabumi Utara Bersaing di Gerakan Kebaikan BAZNAS, Hadiah Rp22,5 Juta Menanti!

      March 7, 2026

      Pramono Hadir di Festival Bandeng Rawabelong, Tapi Apakah Tradisi Ini Cukup Dilestarikan?

      February 14, 2026

      Komitmen Jakarta Bersih, RW 07 Sukabumi Utara Konsisten Jalankan Bank Sampah

      February 10, 2026

      Ceramah Kritis Ustadzah Yayah di Majelis Ta’lim Al Hidayah Kelurahan Sukabumi Utara

      February 10, 2026
    • Kesehatan

      TPS Gili Sampeng Menggunung, Traktor Dikerahkan

      April 10, 2026

      Standar Ganda Hukum Indonesia? Guru Honorer Probolinggo Dipenjara karena Rangkap Jabatan, Pejabat Bebas Rangkap

      February 24, 2026

      MUI Peringatkan: “Jangan Beli Makanan AS Tanpa Label Halal”

      February 23, 2026

      Tahukah Kamu? Ribuan Jenis Kurma dan Cerita Al-Quran yang Bikin Ngiler

      February 20, 2026

      Masuk Neraka Gara-Gara Seekor Lalat Menurut Islam

      February 18, 2026
    • Wirausaha

      Jajanan Street Food Jakarta, “Ayam Bebek Bakar Tosiga Murah Meriah tapi Bikin Nagih!”

      January 5, 2026

      Rahasia Nama ‘Sop Djanda’, Sop Pedas yang Gabungkan Budaya Jakarta dan Sunda

      November 17, 2025

      Pedas Berlevel yang Unik, dari Keliling ke Kedai

      November 8, 2025

      Sensasi Pedas “Sambel Meledak” di Jl. Kemanggisan Raya, Harga pun Bersahabat

      November 2, 2025

      Soto Mie Bogor “Mang Harun” Unik dengan Kikil Melimpah

      October 26, 2025
    K.O.K
    Home » Lawan Monopoli Wisata, di balik Rasa Manis Peuyeum Sunda
    Bincang

    Lawan Monopoli Wisata, di balik Rasa Manis Peuyeum Sunda

    adminBy adminJanuary 18, 2026Updated:January 18, 2026No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Email
    Share
    Facebook WhatsApp Twitter Email

    [K.O.K] – Di tengah liburan di kawasan wisata Puncak, Cibodas, dan Cipanas yang semakin komersial, Kang Dadang muncul sebagai pahlawan lokal dengan peuyeum atau tape singkong khas Sunda miliknya.

    Pedagang berusia 40 tahun ini tak sekadar menjajakan camilan fermentasi manis legit itu, ia juga blak-blakan mengungkap proses pembuatannya, menantang praktik harga selangit di toko-toko oleh-oleh wisata yang sering memanfaatkan turis.

    “Kenapa harus bayar mahal? Saya jual langsung dari tangan pembuat, lebih segar dan asli,” ujar Kang Dadang saat ditemui di penginapan pagi hari.

    Setiap hari, Kang Dadang berkeliling naik sepeda motor ke villa-villa mewah dan pemukiman warga setempat, menawarkan peuyeum seharga Rp10.000 per bungkus, jauh di bawah ± Rp20.000 yang dipatok gerai wisata.

    Strategi ini bukan hanya bisnis, ia mengkritik tersirat terhadap industri pariwisata yang sering mengabaikan produsen kecil.

    “Wisatawan datang ke Sunda untuk rasa autentik, bukan tempat atau kemasan yang bagus,” tegasnya. Peuyeum miliknya dibuat dari singkong kuning (varietas mentega), yang memberi warna cerah dan tekstur lembut, berbeda dari singkong putih biasa yang kurang legit.

    Proses pembuatan peuyeum, menurut Kang Dadang, sederhana tapi butuh ketelitian untuk hasil optimal.

    Diawali dengan mengupas singkong kuning segar, kerik permukaannya hingga bersih, lalu cuci dan potong sesuai selera. Kukus selama 15-20 menit hingga matang tapi tidak lembek, lalu dinginkan di suhu ruang.

    Taburi ragi tape dari Surakarta yang dihaluskan secara merata, bungkus dengan daun pisang, dan fermentasi selama 2-3 hari di tempat hangat, sering digantung ala tradisi Sunda agar lebih kering dan padat.

    “Ragi harus berkualitas, kalau tidak, bisa gagal dan asam berlebih,” tambahnya, mengingatkan risiko fermentasi yang salah bisa menghasilkan produk beracun jika tak higienis.

    Di era inflasi makanan tradisional, inisiatif Kang Dadang ini patut diapresiasi.

    Namun, tantangannya besar, kompetisi dengan brand besar dan minim dukungan pemerintah untuk pedagang keliling.

    Apakah Peuyeum Sunda akan tetap jadi ikon murah meriah, atau tergilas kapitalisme wisata?

    Waktu akan menjawab, tapi bagi warga Puncak, Kang Dadang sudah jadi pilihan utama. [w4-1]

    Share. Facebook WhatsApp Twitter Email
    Previous ArticleEvaluasi Tajam RW007 untuk Tahun Emas 2026
    Next Article Rest Area KM 80, Tempat Ideal Parkir dan Surganya Oleh-Oleh
    admin
    • Website

    Berita LAINNYA

    TPS Gili Sampeng Menggunung, Traktor Dikerahkan

    April 10, 2026

    KEANEHAN MOTOR EMMO MBG: Emmo baru berdiri 2025 dan tak ada satu pun dealernya muncul di Google Maps

    April 10, 2026

    Ziarah Kubur Bukan Sekadar Foto, Bang Soleh Penjaga TPU Kebayoran, “Ini Sunnah, Tapi Jangan Lupa Perpanjang IPTM!”

    March 26, 2026

    Berita Rawabelong Saat Jakarta Siap Takbir, Sedap Malam & Mawar Tak Pernah Usang

    March 18, 2026

    Ojol Pancong Rawabelong Dapat ‘Rejeki Tak Terduga’ dari Restoran Legendaris

    March 18, 2026

    Ramadhan Berbagi RW07 Sukabumi Utara Bersaing di Gerakan Kebaikan BAZNAS, Hadiah Rp22,5 Juta Menanti!

    March 7, 2026

    Panglima Penakluk Palestina yang Dijuluki Aminul Ummah

    February 24, 2026

    Sa’ad Bin Abu Waqqas, Sniper Nomor Satu & Penakluk Persia

    February 24, 2026

    MUI Peringatkan: “Jangan Beli Makanan AS Tanpa Label Halal”

    February 23, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    KATEGORI
    • Bincang
    • Inspirasi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
    • Loker
    • Melipir
    • Olahraga
    • Religi
    • Serba Serbi
    • Teknologi
    • Viraaal
    • Wirausaha
    BERITA TERBARU
    • TPS Gili Sampeng Menggunung, Traktor Dikerahkan
    • KEANEHAN MOTOR EMMO MBG: Emmo baru berdiri 2025 dan tak ada satu pun dealernya muncul di Google Maps
    • Arsy Bergetar, 70.000 Malaikat Turun Mengiringi Jenazahnya
    • Gurih 7 Bogor, Surga Kuliner Lesahan di Pajajaran yang Cocok Buat Silaturahmi Keluarga
    • Ziarah Kubur Bukan Sekadar Foto, Bang Soleh Penjaga TPU Kebayoran, “Ini Sunnah, Tapi Jangan Lupa Perpanjang IPTM!”
    Meta
    • Log in
    • Entries feed
    • Comments feed
    • WordPress.org
    • Facebook
    • Twitter
    • Instagram
    • WhatsApp
    BERITA TERBARU
    • TPS Gili Sampeng Menggunung, Traktor Dikerahkan
    • KEANEHAN MOTOR EMMO MBG: Emmo baru berdiri 2025 dan tak ada satu pun dealernya muncul di Google Maps
    • Arsy Bergetar, 70.000 Malaikat Turun Mengiringi Jenazahnya
    • Gurih 7 Bogor, Surga Kuliner Lesahan di Pajajaran yang Cocok Buat Silaturahmi Keluarga
    • Ziarah Kubur Bukan Sekadar Foto, Bang Soleh Penjaga TPU Kebayoran, “Ini Sunnah, Tapi Jangan Lupa Perpanjang IPTM!”
    Komentar
    • admin on Panglima Penakluk Palestina yang Dijuluki Aminul Ummah
    • hello world on Panglima Penakluk Palestina yang Dijuluki Aminul Ummah
    • admin on Tahlilan, Tradisi Budaya atau Syariat Islam di Indonesia?
    • Jhonny on Tahlilan, Tradisi Budaya atau Syariat Islam di Indonesia?
    • Fahmi on Mengapa Grab Hemat Bikin Driver Tekor?
    Tentang K.O.K
    Tentang K.O.K

    Kampung Online Kita merupakan media informasi lingkungan dan UMKM.

    Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
    Copyright © 2023. Designed by Kampung Online Kita.
    • Home
    • Loker
    • Serba Serbi
    • Melipir
    • Religi
    • Olahraga
    • Teknologi

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.