[K.O.K] – Di tengah kehidupan masyarakat urban yang sering kali mengabaikan kesehatan dasar, Forum RW007 menggelar pertemuan rutin yang patut diapresiasi sebagai langkah maju dalam pengabdian sosial.
Dipimpin oleh Ketua RW007 Hafiz dan Bu RW007 Lutfa, pertemuan ini tak hanya memaparkan kegiatan rutin seperti Posyandu, Posbindu, Poktan (Kelompok Tani) dan Jum’at Barokah yang telah menjadi rutinitas berkah bagi warga RW007, tetapi juga menyoroti penerapan kebijakan pemerintah.
Sebelumnya praktik lama di mana kegiatan kewilayahan seperti Posyandu dan Posbindu dilakukan secara bergiliran, yang sering kali menyulitkan akses bagi warga rentan.
Kini, dengan arahan pemerintah, keduanya dianjurkan dilaksanakan di satu tempat tetap, sebuah perubahan yang diharapkan membawa keberkahan lebih luas.
Siklus Hidup Posyandu yang mencakup usia 10-15 tahun, ibu hamil, menyusui, remaja, hingga lansia, akan menjadi fokus utama, memastikan tidak ada kelompok yang tertinggal dalam layanan kesehatan preventif.
Bu Lutfa, dengan semangat pengabdian yang mencari pahala, menyatakan komitmennya melibatkan seluruh kader dan Karang Taruna dalam pelaksanaan mendatang.

“Ini bukan sekadar tugas, tapi ibadah untuk masyarakat,” ujarnya, seraya mengajak kolaborasi lintas generasi.
Sementara itu, ada dukungan dari para Ketua RT yang sepakatan untuk secara kolektif membuat meja khusus bagi kegiatan Posyandu, Posbindu atau kegiatan lainnya.
Kesepakatan ini menunjukkan solidaritas yang patut dicontoh, meski kita harus mengkritisi keterlambatan inisiatif semacam ini di tingkat lokal.
Tak berhenti di situ, LMK RW007 di bawah Anna Yuliana akan menggelar kegiatan Donor Darah di Kelurahan Sukabumi Utara bersama rekan-rekannya, merupakan sebuah aksi nyata yang bisa menyelamatkan nyawa dan mendatangkan pahala berlipat.
Pertemuan ini mengingatkan kita, bahwa di era individualisme, pengabdian masyarakat seperti ini adalah harapan untuk keberkahan bersama.
Semoga langkah RW007 menjadi inspirasi bagi wilayah lain, demi Indonesia yang lebih sehat dan berpahala.
