[K.O.K] – Isu stunting dan kekurangan gizi anak di wilayah perkotaan, Lurah baru Sukabumi Utara, Ali Syahidin, memulai mandat jabatannya dengan langkah konkret, mengunjungi kegiatan Posyandu Teratai di RW007.
Kunjungan ini bukan sekadar formalitas, melainkan kritik halus terhadap sistem kesehatan masyarakat yang seringkali terabaikan di tingkat akar rumput.
Ali Syahidin tak hanya memperkenalkan diri, tapi juga memperkuat silaturahmi dengan para Ketua RT007 dan kader posyandu, menekankan urgensi kolaborasi untuk memastikan setiap anak warga mendapatkan layanan optimal.
Acara yang berlangsung pagi ini dihadiri oleh Kasieksbang, Sahala dari Satpol PP, FKDM, serta perwakilan PKK tingkat kelurahan. Mereka melakukan monitoring dan evaluasi kegiatan wilayah, memastikan program berjalan sesuai standar.
Para Ketua RT, LMK 007 yang dipimpin Anna Yuliana, beserta Kader Posyandu, aktif berpartisipasi dalam pemeriksaan rutin, mengukur tinggi dan berat badan anak, memverifikasi imunisasi lengkap, serta membagikan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) untuk mencegah malnutrisi.




Kritik yang muncul dalam acara ini menyoroti masih adanya gap aksesibilitas, di mana tidak semua warga RW007 rutin datang ke Posyandu karena kesibukan atau kurangnya edukasi.

“Ini momen penting untuk kita semua. Kesehatan anak adalah investasi masa depan, tapi tanpa dukungan penuh dari pemerintah dan masyarakat, program ini bisa mandek,” ujar Bu RW007, Lutfa, menyiratkan perlunya anggaran lebih besar dan sosialisasi intensif.
Kegiatan ini diharapkan menjadi katalisator perubahan, mendorong partisipasi warga lebih tinggi. Dengan mandat baru ini, Ali Syahidin diharapkan bisa mengatasi kritik lama terhadap birokrasi lamban di sektor kesehatan, membawa Sukabumi Utara ke arah yang lebih sehat dan inklusif. [w4-1]
