[K.O.K] – Sukabumi Utara, 30 Juli 2025 – Pertemuan sosialisasi di Pos RW007 Kelurahan Sukabumi Utara dipenuhi semangat mendengarkan presentasi apa dan bagaimana penggunaan Apar.
Satgas Pemadam Kebakaran (Damkar) Sukabumi Utara menyerahkan sejumlah Alat Pemadam Api Ringan (APAR) kepada perwakilan Rukun Tetangga (RT) di wilayah ini.
Acara yang dipimpin langsung oleh Kepala Satgas Damkar, Bapak Badru, ini dihadiri oleh Ketua RW 007, Bapak Hafiz, serta didampingi oleh Kepala Seksi Pemerintahan (Kasiepem), Bapak Kharis.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program Satgas Damkar Sukabumi Utara untuk meningkatkan kesadaran dan kemampuan masyarakat dalam menangani situasi darurat kebakaran.
Dalam sambutannya, Bapak Badru menekankan pentingnya pencegahan dini sebagai kunci utama dalam meminimalisir kerugian akibat kebakaran.
“APAR adalah alat sederhana namun sangat efektif untuk mengatasi kebakaran pada tahap awal. Kami menyerahkan alat ini ke beberapa RT di RW 007 agar warga bisa bertindak cepat sebelum petugas damkar tiba,” ungkapnya dengan penuh keyakinan.
Ia juga menambahkan bahwa Satgas Damkar akan terus siap mendampingi warga dengan pelatihan penggunaan APAR secara berkala.
Bapak Hafiz, sebagai Ketua RW 007, tak bisa menyembunyikan rasa syukurnya atas inisiatif ini. Dalam sambutannya, ia menyampaikan terima kasih kepada Satgas Damkar yang telah memilih RW 007 sebagai penerima APAR.
“Kebakaran adalah musibah yang tak diinginkan siapa pun. Dengan adanya APAR ini, kami merasa lebih aman dan siap. Kami akan memastikan alat ini ditempatkan di titik strategis dan warga RT dilatih untuk menggunakannya dengan benar,” ujarnya.
Ia juga berjanji untuk mengoordinasikan pembentukan tim tanggap darurat di tingkat RW. Guna memaksimalkan menjaga wilayah untuk terhindar dari musibah kebakaran, Ketua RW menghimbau kepada para Ketua RT untuk mendata warga yang memiliki usaha rawan kebakaran.
Sementara itu, Kasiepem yang turut hadir memberikan apresiasi tinggi atas sinergi yang terjalin antara Satgas Damkar, pemerintah kelurahan, dan masyarakat.
“Keamanan lingkungan adalah tanggung jawab bersama. Inisiatif seperti ini memperlihatkan bahwa kerja sama antara warga dan pemerintah dapat menghasilkan solusi nyata untuk masalah yang kita hadapi bersama,” katanya.
Ia juga mengajak warga untuk terus menjaga kewaspadaan akan bahaya kebakaran, termasuk memeriksa instalasi listrik dan menghindari tindakan yang berisiko memicu kebakaran.
Acara penyerahan APAR ini tak hanya berhenti pada seremoni simbolis. Satgas Damkar juga mengadakan sesi sosialisasi singkat tentang cara penggunaan APAR yang benar. “Ternyata tidak sulit, tapi harus hati-hati. Sekarang saya lebih percaya diri kalau ada keadaan darurat,” ungkap RT009.
Dengan jumlah rumah yang cukup padat di wilayah ini, kehadiran APAR di setiap RT memberikan rasa tenang bagi warga. Program ini juga menjadi pengingat bahwa pencegahan kebakaran bukan hanya tanggung jawab petugas damkar, tetapi juga membutuhkan partisipasi aktif dari seluruh lapisan masyarakat.

Di akhir acara, Bapak Badru berpesan agar warga terus menjaga dan memeriksa kondisi APAR secara rutin serta melaporkan jika ada kendala. “Alat ini adalah investasi untuk keselamatan kita semua. Mari kita jaga bersama. Masa perawatan isi ulang Apar ini cukup panjang juga ko bisa sampai 5 tahun dengan tata cara yang tadi sudah di paparkan,” tutupnya.
